AZYNEWS.ID -- Ratusan warga Bandung mengular sejak pagi, memadati Pre Launching lamoria Paviliun yang dilaksanakan di Sport jabar, Kamis (1/11). Mereka berdesakan di beberapa booth Lapas Perempuan Bandung yang mengusung branding produk Lamoria, mulai dari produk kuliner, craft, fashion hingga tanaman hias.
“Alhamdulillah dukungan masyarakat sangat luar biasa. Ini kami artikan sebagai dukungan besar masyarakat terhadap pembinaan melalui kreativitas warga binaan dalam menghasilkan produk yang bernilai ekonomi,” kata Ika Yusanti, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, saat membuka secara resmi Pre launching Lamoria Paviliun
Ika menjelaskan bahwa Lamoria Paviliun ini selain akan menjadi showcase dan tempat penjualan produk warga binaan Lapas Perempuan Bandung, juga akan dikembangkan sebagai ruang interaksi antara warga binaan, petugas dan masyarakat
“Karena sejatinya warga binaan akan kembali ke masyarakat, sehingga dukungan kuat masyarakat sangat dibutuhkan.”
Ika juga menyampaikan terimakasihnya kepada dinas pemuda dan olahraga Jawa Barat yang telah memfasilitai sport Jabar untuk Pre Launching Lamoria Paviliun
Sementara Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Gilang Sailendra yang turut hadir juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan yang digelar .”Luar biasa, selain apresiasi terhadap produk-produk warga binaan lamoria, saya juga bangga dengan warga bandung yang medukung lamoria dan kegiatan di Sport Jabar.”
Pre – Launching yang berlangsung dari pukul 06.30 WIB tersebut juga dirangkai dengan Senam Zumba, Cek Kesehatan Gratis dan Product show yang menampilkan seluruh produk Lamoria, mulai adri batik, ecoprint, rajutan, craft, busana ready to wear dan produk-produk kuliner. Khusus untuk produk kuliner, Lamoria khusus memperkenalkan prduk unggulan Puff Tape dengan 8 varian rasa dan Kue Soes dengan 5 varian rasa
“Kue soes memperkenalkan 4 rasa baru, yaitu Butterscot Coffe, Coconut Cloud , Coklat dan Matcha. Kami berharap sekali lagi Puff Tape dan Soes dengan varian baru ini menjadi pilihan oleh -oleh warga bandung dan wisatawan yang datang ke Bandung,” kata Rika Aprianti, Kepala Lapas Perempuan Bandung
Rika menyebutkan bahwa Puff Tape diusung untuk membangkitkan kenangan lama kota Bandung yang terkenal dengan Peuyeum.
“Sekali lagi syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, lebih dari 500 warga Bandung te
Masyarakat yang berkunjung rela antri lama untuk dapat kesempatan mencoba produk-produk lamoria, khususnya Puff Tape. Puff Tape dan Soes ludes, bahkan tadi ada yang menayakan soes lagi, tapi sudah kehabisan,” jelas Rika .
“Dari saya dateng sampe sekarang saya belum berhenti meracik kopi dan jenis minuman lain,” ungkat EA (inisial) warga binaan Lamoria yang menjadi Barista, Ia juga ternya adalah head chef warga binaan Pos Kerja Bakaery and Coffe Lamoria.
Sedangkan Mei (nama samaran) warga binaan Lamoria menyampaikan keharuannya atas antusian warga bandung terhadap Puff Tape. Mei adalah creator Puff Tape.”Butuh 6 (enam) tahun bongkar pasang racikan hingga akhirnya menghasilkan Puff Tape yang sekarang ini bisa dinikmati.
Salah seorang pengunjung menyamapikan kesukaannya terhadap Puff Tape,”Renyah diluar dan lumer isian tapenya. Rasa tapenya bener- bener kekinian.”
Dari produk fashion, rajutan juga mendapatkan banyak atensi. Produk rajutan berupa syal, tas dan juga kupluk kekinian yang sedang menjadi tren.
“Sekali lagi mohon dukungannya kepada semua masyarakat, semoag cita-cita Lamorai pavilijoen dapat terwujud, menjadi ruang bersama Lapas Perempuan Bandung dengan masyarakat dan yang tidak kalah penting lagi menjadi media penghantar warga binaan kembali ke masyarakat menjadi warga negara mandiri dan taat hukum,” pungkas Rika
Turut hadir dalam Pre Launching Lamoria Pavilijoen Lurah Arcamanik, Kesbangpol, Polsek Arcamanik, Kepala UPT Pemasyarakatan Bandung raya dan dukungan model dari Inez Management.
Lamoria Pavijoen diagendakan akanmelaksanakn soft launching di 14 November 20206 dan Grand launching 21 November 2026.
( Dean )
#Dilansir dari SWI JABAR.



0 Komentar