AZYNEWS,-- Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) kembali membuka ruang belajar bagi generasi muda melalui program “Istana untuk Anak Sekolah”. Bertempat di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Kemensetneg, Jakarta, Kamis (03/09/2026), kegiatan tersebut diikuti 303 peserta dari tiga sekolah, yakni SMA Negeri 31 Jakarta, SMP Negeri 1 Cikarang Pusat, dan SMP Mardi Yuana. Program “Istana untuk Anak Sekolah” memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengenal lebih dekat Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, sekaligus mempelajari sejarah, fungsi, serta berbagai aktivitas kenegaraan yang berlangsung di dalamnya. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas dengan menghadirkan pengalaman secara langsung bagi para siswa.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg, Faisal Fahmi mengatakan, anak-anak yang mengikuti program tersebut merupakan bagian dari generasi penerus bangsa yang perlu dipersiapkan sejak dini. Menurutnya, pengalaman mengenal lingkungan pemerintahan secara langsung dapat menjadi bekal bagi para pelajar di masa depan.
“Bapak Presiden sangat concern sekali dengan pembangunan sumber daya manusia. Beliau selalu menekankan bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas anak Indonesia sejak dini,” ujar Faisal.
Faisal menuturkan, tidak menutup kemungkinan para pelajar yang hari ini datang sebagai peserta program “Istana untuk Anak Sekolah” pada suatu saat akan kembali ke tempat yang sama dengan peran yang berbeda. Mereka dapat menjadi bagian dari pemerintahan, bekerja di lingkungan Istana, maupun menduduki posisi strategis dalam penyelenggaraan negara.
Karena itu, menurut Faisal, pengenalan terhadap kehidupan kenegaraan sejak usia sekolah penting untuk memberikan gambaran kepada generasi muda mengenai bagaimana negara dijalankan sekaligus menumbuhkan motivasi untuk berkontribusi bagi Indonesia.
“Bisa jadi anak-anak yang hari ini berkunjung ke Istana, suatu saat nanti akan kembali lagi ke sini bukan sebagai siswa, tetapi sebagai bagian dari pemerintahan. Bisa bekerja di Istana, menjadi pejabat, atau bahkan memimpin negara,” ujarnya.
Sebelum mengikuti tur di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, para pelajar mendapatkan pembekalan mengenai sejarah dan fungsi Istana Kepresidenan Jakarta dari Pranata Humas Ahli Muda, Ajeng Rara Tirta.
Dalam pemaparannya, Ajeng menjelaskan bahwa Istana Negara dan Istana Merdeka menjadi bagian penting dalam perjalanan kehidupan kenegaraan Indonesia. Berbagai agenda pemerintahan dan kegiatan kepresidenan berlangsung di kawasan tersebut.
“Saat ini Istana Negara digunakan sebagai pusat berbagai agenda pemerintahan yang dilaksanakan, seperti pelantikan, upacara peringatan Proklamasi, dan berbagai aktivitas kepresidenan,” jelas Ajeng.
Selama kunjungan, para peserta diajak berkeliling Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, termasuk mengunjungi Istana Merdeka dan Istana Negara, sambil mendapatkan penjelasan mengenai sejarah dan fungsi bangunan-bangunan tersebut. Para siswa juga berkesempatan menyaksikan secara langsung berbagai koleksi benda seni dan peninggalan bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan sejarah Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa juga memperoleh pemaparan mengenai protokol kenegaraan serta tugas dan peran Presiden Republik Indonesia. Penjelasan diberikan untuk membantu peserta memahami berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan Istana Kepresidenan serta bagaimana institusi kepresidenan menjalankan perannya dalam penyelenggaraan pemerintahan.
0 Komentar